Istilah ‘Wakaf’ sudah tidak asing lagi, terutama untuk umat Muslim. Pada umumnya, wakaf dipahami sebagai penyerahan harta yang dimiliki kepada pihak lain. Melalui wakaf, pemberinya mendapatkan banyak berkah yang melimpah. Meski begitu, sebagian orang masih belum memahami dengan benar. Lalu, apa saja keistimewaan wakaf itu?

  • Apa Pengertian Wakaf?

Sebelum masuk ke pembahasaan mengenai keistimewaan ketika berwakaf, ada baiknya memahami pengertiannya terlebih dahulu. Secara garis besar, pengertian wakaf merujuk pada seseorang yang menahan harta atau suatu benda untuk diwakafkan kepada pihak tertentu agar dapat digunakan manfaatnya.

Harta yang diwakafkan akan disalurkan kepada penerima (mauquf alaih). Dengan kata lain, hartanya tidak dapat diwariskan kepada ahli waris dari waqif. Selain itu, harga yang sudah diwakafkan akan menjadi tanggung jawab penerima secara penuh dan tidak boleh melarang pengelolaan dari harta tersebut.

Secara sekilas memang mirip dengan sedekah. Namun, sedekah bisa berbentuk harta tertentu yang habis pakai, misalnya makanan. Sementara, wakaf memberikan harta dalam nilai waktu tertentu, seperti wakaf bangunan yang akan digunakan sebagai panti asuhan.

Lalu, Apa Saja Keistimewaan Seseorang Berwakaf?

Seseorang yang melakukan wakaf akan mendapatkan hikmah dengan mendekatkan dirinya pada Allah SWT beserta pahalanya yang akan terus mengalir. Dengan berwakaf, artinya belajar berbagai kepada orang lain yang membutuhkan. Berikut keistimewaan wakaf dan manfaatnya.

  • Mendapatkan Hikmah Dalam Kehidupan
    Wakaf tidak hanya bermanfaat untuk anak yatim piatu ataupun kaum duafa, tetapi hikmahnya bisa dirasakan oleh pemberi, pengelola, dan penerimanya. Apabila berwakaf, artinya Anda membantu memberikan kesejahteraan kepada banyak orang, mulai dari keluarga, kerabat, diri sendiri, dan membantu orang yang sedang membutuhkan. Wakaf juga menjadi perantara untuk memperoleh kebaikan dengan membagikan sebagian rezeki yang dimiliki.
  • Mendapatkan Amalan Jariyah
    Seperti yang sudah disampaikan, hikmah wakaf akan memperoleh pahala yang sifatnya abadi. Selama benda yang diwakafkan bermanfaat bagi orang lain, amalan wakaf akan menjadi sedekah jariyah. Artinya, pahala akan terus mengalir tanpa ada hentinya, bahkan sekalipun pemberi wakaf telah meninggal dunia.
  • Memperkuat Tali Persaudaraan
    Tanpa disadari, keistimewaan wakaf juga membantu memperkuat tali persaudaraan sesama umat Muslim. Wakaf menjadi sarana untuk berbagai manfaat dengan orang lain, sehingga mampu membangun rasa persaudaraan yang tinggi antara pemberi dan penerima wakaf tersebut.
  • Berpartisipasi Mendorong Kesejahteraan Umat
    Hikmah wakaf yang didapatkan dalam kehidupan juga meningkatkan jiwa sosial. Anda membantu meringankan beban yang sedang menimpa orang lain. Sebagai contoh, Anda mewakafkan sebuah tanah untuk seseorang yang tidak mempunyai tempat tinggal, mewakafkan bangunan panti asuhan, dan sebagainya.

Dengan demikian, harta dan benda yang diwakafkan bermanfaat untuk kepentingan umum beserta mendorong kesejahteraan umat di sekitar. Orang-orang yang kurang mampu ikut merasakan manfaatnya dengan menikmati sarana tersebut.

Menyadari Jika Harta Dunia Tidak Abadi

Berwakaf membawa manfaat bagi pemberi maupun penerimanya. Tanpa disadari, Anda dapat memahami jika harga benda yang dimiliki tidaklah abadi. Misalnya, mengenai zakat penghasilan yang harus diberikan dari sebagian harta yang diperoleh karena adanya hak orang lain di dalamnya.

Dengan harta yang melimpah akan jauh lebih baik jika selama hidup saling berbagi kepada seseorang yang membutuhkan. Amalan baik selama di dunia kelak membantu Anda di akhirat untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Oleh sebab itu, bijaknya ketika memanfaatkan harga yang dimiliki. Salah satunya dengan berbagi atau berwakaf. Kira-kira, itulah keistimewaan wakaf yang bisa didapatkan oleh pemberi maupun penerimanya. Ayo, jangan lupa untuk berwakaf kepada sesama yang membutuhkan!

By Desta

Leave a Reply

Your email address will not be published.