Pernahkah Anda latihan di lapangan yang luas dan menyediakan fasilitas untuk macam-macam olahraga? Disebut sebagai lapangan multifungsi atau lapangan multisport, tempat ini disiapkan untuk mewadahi orang-orang yang ingin melakukan lebih dari satu jenis olahraga. Jika dilihat dari atas, Anda bisa melihat kombinasi garis yang biasanya dijumpai pada cabang-cabang olahraga tertentu.

Maka dari itu, membangun lapangan multisport harus menggunakan kontraktor yang berpengalaman menanganinya. Namun sebelum mencari penyedia jasa yang sesuai, simak dulu olahraga apa saja yang menggunakan lapangan tersebut.

Jenis olahraga yang bisa dilakukan di lapangan multifungsi

Mengetahui jenis olahraga yang dapat dilakukan di lapangan multisport bukan hanya membantu menentukan kapasitas dan fasilitas. Desain lapangan multifungsi yang nantinya diaplikasikan juga menyesuaikan jenis olahraga yang Anda pilih. Dalam praktiknya, ada lima jenis olahraga yang latihannya umum dipraktekkan di lapangan multisport, antara lain:

  1. Basket. Basket termasuk permainan yang desain lapangannya tak terlalu rumit, hanya membutuhkan beberapa line di samping kanan dan kiri, lalu ring di bagian tengah. Dalam lapangan multisport, garis-garis pada permainan basket dapat dikombinasikan dengan futsal yang garisnya tak jauh berbeda.
  2. Badminton. Siapa yang tak kenal badminton? Salah satu olahraga favorit masyarakat Indonesia ini digemari dari berbagai lapisan, dari anak-anak hingga kakek-nenek. Lapangan multifungsi yang menyediakan wadah untuk badminton umumnya memiliki line persegi yang khas dan dapat dikombinasikan dengan lapangan tenis.
  3. Futsal. Futsal sebenarnya lebih sering dijumpai di area indoor walau ada juga yang melakukannya di outdoor. Meski begitu, lapangan futsal masih bisa diaplikasikan pada lapangan multisport dan dipadukan dengan olahraga lain seperti basket, hanya saja ukurannya lebih kecil.
  4. Tenis. Kendati tak sepopuler badminton, tenis cukup digemari di Indonesia. Lapangan yang menyediakan fasilitas olahraga ini mudah dijumpai di area perkotaan, sehingga memudahkan Anda untuk latihan. Sementara di lapangan multisport, seperti yang disinggung, dapat dipadukan dengan badminton.
  5. Voli. Desain lapangan multifungsi untuk voli umum juga dijumpai saat Anda mampir ke tempat tersebut. lapangan untuk olahraga ini tak mempunyai garis rumit karena hanya menggunakan beberapa pola. Jenis olahraga lain yang dapat dikombinasikan dengan voli pun beragam, sehingga membuat desainnya fleksibel.

Alasan memakai jasa kontraktor untuk membangun lapangan multifungsi

Meski pola atau garis pada desain-desain lapangan di atas tak terlalu rumit, pembangunannya tetap memerlukan kontraktor terpercaya. Pasalnya dengan jasa mereka, Anda akan mendapatkan manfaat-manfaat seperti:

  • Pemahaman desain lebih baik
    Garis atau pola yang diaplikasikan pada lapangan multisport harus akurat dan presisi. Langkah ini hanya dapat dilakukan orang-orang yang berpengalaman di bidangnya, dalam hal ini kontraktor yang sudah terbiasa menangani lapangan multifungsi sebagai proyeknya.
  • Menggunakan material yang sesuai
    Kontraktor akan menyesuaikan dulu lokasi pembangunan lapangan, apakah di area indoor atau outdoor. Dari sini, mereka akan menentukan jenis material apa saja yang dapat digunakan. Sebut saja interlock, karpet vinyl, dan flexi pave.
  • Hasil pengerjaan rapi dan tepat waktu
    Berolahraga di lapangan yang permukaannya bergelombang atau garisnya tak presisi jelas akan membuat siapa pun kurang nyaman beraktivitas. Untuk itu, kontraktor dibutuhkan, sebab mereka melakukan perhitungan yang akurat untuk hasil pengerjaan rapi dan tepat waktu.

Mudah-mudahan setelah menyimak artikel ini, Anda bisa menentukan desain lapangan multifungsi sesuai jenis olahraga dan memilih kontraktor profesional.

By Desta

Leave a Reply

Your email address will not be published.